Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 November 2017

Flashing HP Nokia Menggunakan BEST

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam Blogger Indonesia. Kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang Flashing HP nokia. Sebelum melangkah ke prosesnya saya akan menceritakan terlebih dahulu tentang Flashing HP. Kalian tentu sudah mengenal tentang flash HP ini apa lagi jika kalian adalah seorang teknisi HP, pasti jauh lebih paham tentang ini. Namun, bagi yang masih awam mungkin ini akan bermanfaat jika nanti ingin mencoba untuk memFLASH HP sendiri ketika menemukan adanya masalah. Kenapa HP perlu di FLASH? Ada beberapa penyebab HP yang sudah saatnya untuk dilakukan flash. Misalnya, HP kalian tiba-tiba hang, sering restart sendiri, aplikasi yang corrupt, tidak ada sertifikat untuk download aplikasi,  jika dihidupkan hanya sampai pada screen logo kemudian mati lagi, atau bahkan mati total. Masalah tersebut cenderung berada pada softwarenya yang mengalami corrupt dan perlu segera diperbaiki. Jika yang jadi masalahnya adalah hardware, itu lain lagi ceritanya. Saya hanya akan menyampaikan pengalaman sendiri dalam FLASHING HP khususnya Nokia karena kebetulan HP saya nokia dan kedapatan mengalami masalah seperti yang disebutkan sebelumnya. Langsung saja ke topik utama!
Persiapan peralatan yang diperlukan:
  1. Firmware HP nokia, sesuaikan dengan type HP Nokia masing-masing. Download via Google.
  2. Nokia Suite/PC Suite/ OVI Suite untuk menghubungkan HP dengan PC.
  3. Download Nokia Connectivity Cable Driver disini 
  4. Download Nokia Flashing Cable Driver disini.
  5. Software BEST (BB5 Easy Service Tool) saya menggunakan BEST v1.50 bisa download disini.
Cara Flashing:
  1. Siapkan HP yang akan di FLASH, usahakan baterai penuh.
  2. Install Nokia Suite/PC Suite/ OVI Suite. Jika sudah ada abaikan langkah ini.
  3. Kemudian install juga Software BEST (BB5 Easy Service Tool).
  4. Ekstract Firmware HP yang sudah di download tadi dan simpan pada directory instalasi Nokia suite/PC Suite/ OVI Suite pada folder Product, jika belum ada foldernya buat aja sendiri. Beri nama folder sesuai dengan tipe HPnya untuk memudahkan dalam mencari file firmwarenya. 
  5. Jika semua sudah siap. Buka Software BEST (BB5 Easy Service Tool). Berikut tampilan awal BEST.
  6. Kemudian tancapkan USB Cable dari HP ke PC. Perhatikan akan ada perubahan pada Software BEST berikut ini.
  7. Jika koneksi HP tersambung dengan benar maka akan terdeteksi oleh BEST. Lihat tanda yang ada pada gambar di atas.
  8. Kemudian Klik Tab Menu Flashing lalu masukan masukkan firmware HP yang sudah di ekstrak tadi. Lihat gambar dibawah ini.
  9. Pada menu Flashing ini tandai dengan menceklis Use INI kemudian pilih model firmwarenya. Contoh yang saya gunakan adalah Nokia X2-02 dengan model RM-694 setelah dipilih secara otomatis firmwarenya akan muncul seperti pada yang ditunjukkan nomor 4 pada gambar di atas.
  10. Jika akan memasukan secara manual klik saja kotak MCU kemudian browse file MCUnya. Lakukan hal yang sama ketika memasukkan file PPM dan CNT.
  11. Pada sub menu Flash Settings dan After Flash centang sesuai keperluan flashing yang akan dilakukan.
  12. Penjelasannya adalah:
  • DeadMode : Jika HP dalam kondisi mati saat flashing.
  • Downgrade : jika akan memflash HP dengan firmware versi dibawahnya.
  • Backup : untuk membackup firmware HP yang akan diflash (jika kemungkinan gagal firmware dapat dikembalikan lagi).
  • Chk/Read : mengecek HP setelah di FLASH.
  • Set Normal : mengembalikan HP ke setingan normal setelah diFLASH.
  • Change PC:
  • ResetLT :
  • SetFactory : mengembalikan HP pada settingan pabrik setelah diFLASH.
*Catatan: Pada pilihan ChangePC dan ResetLT kosongkan saja jika belum tahu fungsinya.

13.  Pada tab Flash Mode Settings pilih sesuai keperluan. Jika akan flashing full maka pilih FullFlash.
14.  Terakhir klik FLASH. HP akan mati dan proses flashing akan berjalan seperti gambar berikut ini:


15.  Bar warna kuning menandakan firmware HP sedang dalam proses penghapusan dan kemudian akan diganti dengan firmware yang tadi di download. Perhatikan bar warna hijau pada gambar berikut ini:

16. Tunggu hingga proses FLASHING selesai. Usahakan jangan melakukan aktivitas komputer yang lain agar prosesnya lancar. Jika telah selesai maka akan muncul informasi seperti ini:

17.  Setelah selesai maka HP akan restart dalam model local, cabut baterai HP dan hidupkan lagi.
18.  Selamat! HP nokia telah kembali seperti semula.

Hati-hati dalam melakukan FLASHING HP, karena jika mengalami kesalahan dalam proses akan menyebabkan HP mati total. Saya tidak bertanggung jawab atas hal itu he he he …. Sekian dulu cara Flashing HP dengan BEST mohon maaf jika penjelasaannya bertele-tele dan kurang dimengerti. Jika ada pertanyaan silakan kirimkan di pos komentar. Selamat mencoba dan semoga berhasil.
Assalamuailaikum wr. Wb.

Jumat, 06 Februari 2015

Mencari KPK dan FPB dengan Microsoft Office Excel

Ada cara mudah untuk menentukan FPB dan KPK dari suatu bilangan yaitu dengan menggunakan menu Function (Fxpada Ms. Office Excel. Kita ketahui bahwa FPB dari suatu bilangan merupakan bilangan bulat positif terbesar yang sama dari dua atau lebih bilangan yang habis membagi bilangan tersebut. Dalam bahasa Inggris FPB dikenal dengan GCD (Great Common Divisor) yaitu faktor-faktor atau angka-angka  pembagi yang sama dan terbesar antara dua bilangan atau lebih. Misalnya, FPB (a, b) atau GCD (a, b), FPB (18, 24) = 6 atau GCD (18, 24) = 6.

Kemudian KPK dari suatu bilangan adalah kelipatan yang sama dan terkecil antara dua atu lebih bilangan. Dalam bahasa inggris KPK dikenal dengan LCM (Least Common Multiple). Misalnya, KPK (a, b) atau LCM (a, b), KPK (18, 24) = 72 atau LCM (18, 24) = 72.

Nah! Dalam matematika ada beberapa cara untuk menentukan FPB dan KPK dari suatu bilangan. Dalam kesempatan kali ini saya akan memberikan cara menentukan FPB dan KPK dengan menggunakan Ms. Office Excel. Berikut langkah-langkahnya.

Pertama, buka program Ms. Office Excel. Kemudian lembar kerja Ms. Office Excel ketikan bilangan yang akan dicari FPB dan KPK-nya. Perhatikan gambar dibawah! Dalam contoh ini saya akan menentukan KPK dari 36 dan 48. Ketikkan angka tersebut di cell Ms. Office Excel.


Cara 1

Klik cell yang akan ditempati hasil dari KPK kedua bilangan tersebut, pada gambar di atas saya menggunakan cell D1. Buka Menu Formulas, pilih sub menu Math & Trig. Lalu pilih LCM (KPK dalam Bahasa Inggris). Akan muncul kotak dialog Function Arguments

Cara 2

Ketikkan cell yang ada bilangan yang akan dicarikan KPK-nya pada kotak number 1, number 2, dan seterusnya. Tergantung berapa angka yang akan ditentukan KPK-nya. Pada gambar di atas saya menulis bilangan di cell B1 dan C1. Secara otomatis setelah kita mengisi kotak number 2 akan muncul kotak berikutnya. Maka hasilnya dapat langsung kita lihat pada tulisan "Return the least common multiple".

Cara 3

Setelah selesai, klik OK.
Maka hasilnya dapat kita ketahui cell tersebut.


Cara 4

Jika kita akan mencari KPK dari bilangan lain, seperti pada cel dibawah ini. Klik pada cell hasil pencarian KPK dan arahkan pointer pada sudut kanan bawah pada cell tersebut sehingga pointer berubah menjadi tanda '+' kemudian drag mouse sampai pada cel yang ingin kita cari hasil KPKnya ke bawah. Perhatikan gambar dibawah ini.


Cara 5


Selain itu, ada cara lainnya yaitu dengan langsung mengetikkan fungsi LCM pada cell tempat hasil dari KPK yang akan di cari dengan cara =LCM(B1:C1) lalu tekan enter. Maka hasilnya akan muncul.

Cara 6

Dengan menggunakan Ms. Office Excel ini kita dapat menentukan FPB dan KPK dengan bilangan yang besar sekalipun. Berikut langkah-langkah untuk mencari KPK pada Ms. Office Excel. Kemudian untuk mencari FPB sama saja dengan langkah di atas namun kita pilih fungsi GCD (FPB dalam Bahasa Inggris).

Cara 1A

Selanjutnya sama dengan cara untuk mencari KPK pada penjelasan sebelumnya, tinggal diganti saja fungsi LCM dengan GCD. Perhatikan gambar dibawah ini.


 Cara 1B

Cara di atas bukan maksud penulis memberi tahu cara yang instan, ini hanya untuk menambah wawasan saja. lebih baik, kawan semua memahaminya dengan cara yang sudh dipelajari disekolah.
Sekian dulu cara menentukan FPB dan KPK dengan menggunakan Ms. Office Excel, semoga dapat membantu kawan semua.